Wisata Pantai Sawarna Alternatif Kembaran Pantai Bali

Wisata Pantai Sawarna indah via travel tempo.co

Berwisata dengan mengunjungi pantai terutama Wisata Pantai Sawarna merupakan salah satu alternatif pilihan menghilangkan kepenatan dari banyak aktivitas harian. Kesibukan pekerjaan membuat orang jenuh dan membutuhkan kesegaran baru melalui liburan untuk waktu tertentu, bisa mengajak pasangan atau anak-anak jika sudah berkeluarga, atau dengan sahabat jika masih bujangan.

Banyak hal yang bisa dilakukan ketika berlibur bersama orang terdekat di pantai, mulai dari menikmati pemandangan matahari terbit dan tenggelam, sekedar menikmati alam, menaiki perahu, banana boat, atau fasilitas yang ada, bermalam di penginapan dengan suasana baru yang nyaman, dan masih banyak hal lain yang bisa dilakukan.

Ada banyak pilihan pantai yang bisa dikunjungi untuk dinikmati. Ada beberapa alasan yang menyebabkan suatu objek wisata pantai patut dan layak untuk dipertimbangkan untuk dikunjungi. Pertimbangan tersebut salah satunya jatuh pada wisata pantai Sawarna, objek pantai dengan segala keindahan alam yang eksotis di daerah Banten.

@Gotravelly.com

Nama Sawarna diambil dari nama Desa yang berada Kabupaten Lebak Banten, dimana posisi pantai tersebut berada. Kelebihan pantai ini adalah 100% pantai. Suasananya sangat kondusif untuk berlibur dan melepas penat pikiran, tenang dan nyaman karena pantai ini masih tergolong pantai yang sepi pengunjung. Suasana pantainya masih sangat perawan karena Pantai Sawarna agak sulit diakses oleh wisatawan.

Baca juga : Destenasi Tempat Wisata Taman Nasional Karimunjawa Jepara Jawa Tengah

Tidak ada transportasi umum menuju ke sana sehingga untuk mengunjunginya harus menggunakan mobil pribadi. Pemandangan di Pantai Sawarna ini menawarkan hamparan pasir putih bersih terbentang luas, deburan ombak bersautan, air laut yang jernih dan lingkungan yang bersih, jauh dari peradaban manusia dengan kebiasaan kotor meninggalkan sampah.

@sawarna.net

Wisata pantai Sawarna merupakan gabungan tempat wisata pantai yang jaraknya saling berdekatan satu dengan yang lainnya terdiri dari Pantai Ciantir, Pantai Tanjung Layar, Pantai Legon Pari, dan Pantai Karang Taraje. Keempat lokasi pantai tersebut berada pada satu desa yaitu, desa Sawarna. Pantai Sawarna menghadap langsung ke Samudera Hindia, sehingga mempunyai ombak khas pantai selatan yaitu berombak besar dan berarus kuat. Ciri khas pantai seperti ini biasanya cocok dimanfaatkan untuk berolahraga selancar.

Di Indonesia, berselancar merupakan aktivitas yang belum populer.. Di Pantai Sawarna para turis asing yang betah melakukan aktivitas berselancar, dan juga berkunjung ke tempat wisata lain di Desa Sawarna. Pesona wisata pantai Sawarna yang masih cukup tersembunyi ini mempunyai panjang 65 KM, dengan air laut yang jernih, pasir yang putih, berbukit hijau, serta dihiasi dengan karang-karang yang kokoh.

Pantai Sawarna banyak didatangi wisatawan yang berasal dari sekitar Jakarta dan Bandung. Posisi Sawarna berjarak sekitar 150 KM dari kota Rangkasbitung, sehingga tidak terlalu jauh untuk didatangi sebagai tujuan wisata. Namun kondisi jalan yang dilalui untuk mencapai objek wisata ini bisa dibilang tidak cukup baik, namun sepertinya akan terus dierbaiki untuk mempermudah akses wisatanya. Jika aksesibilitas perjalanan ini semakin meningkat, maka tidak heran jika pantai Sawarna akan menjadi destinasi favorit wisata pantai yang ada di Indonesia. Namun yang menjadi pertanyaan nantinya adalah, bagaimana dengan potensi keperawanannya jika nanti benar-benar menjadi tujuan wisata favorit.

Wisata Pantai Sawarna indah via travel tempo.co

Keelokan pantai yang bersih dari sampah hendaknya perlu dipertahankan seiring meningkatnya frekuensi kunjungan para wisatawan. Hendaknya perlu ada himbauan dan action langsung untuk menjaga keperwanan pantai agar selalu terjaga dari waktu ke waktu, sehingga Pantai Sawarna tetap memiliki keunggulan yang sudah dimilikinya ketika belum banyak terjamah oleh manusia penikmatnya.

Cara mencapai lokasi Pantai Sawarna, jika perjalanan dari Jakarta adalah sekitar 7 jam dengan jarak tempuh sekitar 270 KM. Pantai Sawarna dapat dicapai dengan kendaraan pribadi dan kendaraan umum. Jika menggunakan kendaraan pribadi dari Jakarta, maka rute yang akan ditempuh menggunakan jalur timur yaitu Tol Jagorawi, Ciawi, Cibadak, Pelabuhan Ratu, Sawarna. Sedangkan untuk jalur barat, rutenya adalah Tol Merak, Serang Timur, Pandeglang, Gunung Kencana, Malingping, Bayah, Sawarna.

Para pengunjung disarankan menggunakan jalur timur karena jalur barat aksesibiltasnya sulit bila membutuhkan bantuan sewaktu-waktu. Selain itu, lokasi tempat makan dan tempat pengisian bensin juga masih jarang. Apabila ada wisatawan yang ingin menggunakan kendaraan umum, akses kendaraan bisa menumpang bus jurusan Pelabuhan Ratu dari terminal bus setempat, kemudian dari Pelabuhan Ratu dilanjutkan ke arah Sawarna dengan menaiki kendaraan tipe elf. Saat menaiki kendaraan umum ini, disarankan tidak pada waktu sore hari, karena kendaraan umum menuju Desa Sawarna hanya sampai dengan jam 5 sore saja.

Wisata Pantai Sawarna banten via explorewisata.com

Tips bagi yang menggunakan kendaraan pribadi disarankan berkendara dimulai dari pagi, sehingga perjalanan bisa dilakukan pada kondisi siang dan situasi terang. Pada malam hari beberapa lokasi perjalanan menuju Pantai Sawarna akan sangat gelap karena belum ada penerangan jalan. Selain itu, di beberapa tempat juga jalannya kurang mulus sehingga termasuk sebagai daerah yang rawan bahaya. Disarankan pula untuk membawa uang tunai yang cukup untuk pulang pergi, karena belum banyak fasilitas ATM di sekitar lokasi wisata ini. SPBU atau tempat pengisian bensin lumayan jauh jaraknya dan jeda tempatnya, sehingga perlu dilakukan pengisian bahan bakar kendaraan semaksimal mungkin untuk menghindari kehabisan bensin di tengah perjalanan. Kendaraan yang digunakan untuk perjalanan sebaiknya menggunakan mobil yang tinggi karena beberapa medan perjalanan akan sulit dilewati oleh mobil tipe sedan atau city car mungil.

Baca juga : Pulau Poncan Tempat Wisata Bahari Nan Eksotis

Untuk fasilitas wisata yang ada di sekitar pantai Sawarna terdapat penginapan yang bisa disewa untuk bermalam. Apabila bertujuan wisata ke Pantai Sawarna, sangat disayangkan jika datang berkunjung hanya 1 hari saja, karena tidak akan sebanding dengan lamanya waktu perjalanan dengan proses menikmati keindahan dan eksotisme daerah wisata Sawarna ini. Banyak lokasi wisata yang harusnya bisa dinikmati, dan itu pasti membutuhkan waktu lebih dari sekedar 1 hari saja. Jangan sanpai menjadi pengunjung yang rugi tidak bisa menikmati suguhan keindahan dengan melewatkan kesempatan yang ada. Oleh karenanya, pengunjung bisa memanfaatkan fasilitas penginapan berupa homestay yang ada di sekitar Pantai Sawarna dengan tarif murah. Kisaran harganya sekitar 100,000 – 300,000 Rupiah per orang, tergantung pula fasilitas kamar yang diinginkan. Begitu pula dengan fasilitas konsumsi, makanan bisa digabungkan dengan harga kamar yang disewa, dan itu semua bisa dikomunikasikan langsung dengan pemilik atau pengelola homestay.

Makanan yang ditawarkan pada daerah ini mayoritas termasuk jenis hidangan laut. Selain homestay, ada pula fasilitas bale-bale (saung) yang ada di tepi pantai. Bale-bale (saung) ini disewakan pemiliknya untuk para pengunjung pantai Sawarna bagi yang ingin beristirahat sambil menghadap ke pantai dengan harga yang cukup hemat, karena bisa digunakan bersama-sama dengan teman atau pasangan. selain pantainya yang sangat terkenal, desa Sawarna juga memiliki objek wisata lainnya yang patut dikunjungi, antara lain goa Kelelawar, Jembatan Gantung Sungai Cisawarna, Bukit Cariang, Hutan Lindung Pantai Cipamadangan, Goa Lalay, Pantai Pulo Manuk, Bukit Pasir Tangkil, Gunung Kembang, dan masih ada beberap lainnya.