5 Kedai Kopi Terenak di Yogyakarta

Kembali ke kota Yogyakarta, kembali lagi pada ingatan-ingatan tentang momen-momen terindah dan perasaan apa saja yang sempat tercipta. Jogja memang dikenal memiliki daya magis yang kerap dikaitkan dengan ikatan batin dan membuat kita sering kali ingin kembali ke kota istimewa ini. Berbicara tentang Jogja, ada hanya rindu, pulang, dan angkringan, dan kopi.

Saat ini, kedai kopi menjadi tujuan banyak orang, terutama setelah pecahnya film legendaris Ada Apa dengan Cinta 2 dengan latar di Jogja. Kedai kopi seakan menjadi kebutuhan orang-orang, tidak heran banyak orang yang memilih untuk menghabiskan waktu di sini. Yogyakarta adalah salah satu kota yang menyediakan banyak kedai kopi. Check them out!

 

Bahasa Kopi

Ada hal-hal hanya bisa dirasakan, tapi tidak bisa dibahasakan. Namun, hal ini jelas berbeda di Bahasa Kopi Yogyakarta. Bahasa Kopi adalah salah satu kedai kopi yang sering kali dijadikan tempat berkumpul berbagai turis yang sedang melancong ke Kota Gudeg ini.

Kedainya memang tidak terlalu luas dan bar kopi berada di depan pintu masuk berjejer dengan kursi. Di depan kedai terdapat kursi yang bersender di tembok untuk sedikit pengunjung yang ingin menikmati segelas kopi di tempat. Berlokasi di gang di daerah Depok, Yogyakarta, Bahasa Kopi menjadi pilihan yang tepat bagi orang-orang yang ingin menikmati cita rasa kopi lokal.

Selain menyajikan kopi yang enak, Bahasa Kopi juga membuka kelas bahasa asing gratis yang bisa diikuti oleh siapa pun, mulai dari bahasa Spanyol, Perancis, hingga bahasa Arab. 

 

Filosofi Kopi Jogja

Ini dia tempat ngopi asyik di Jogja. Kedai kopi yang diadaptasi dari film layar lebar berjudul sama ini memiliki tempat yang luas dan nyaman dengan suasana Jawa. Saat berkunjung ke sini, kamu akan merasakan suasana Jawa yang cukup kental dengan bar dan meja yang di dalam sebuah Joglo.

Filosofi Kopi Jogja terdiri dari beberapa bagian. Ada bagian luar yaitu di taman dengan lampu-lampu dan kursi meja santai, ada bagian coffee bar yang di depannya tersedia lesehan, ada beberapa ruangan semi terbuka yang adem untuk duduk sambil ngopi santai. Semua ruangan tanpa mesin pendingin. Terbuka dengan pendingin alami yang sejuk nan asri. Sangkin asri dan damainya saya masih bisa mendengar suara jangkring sayup-sayup dari kejauhan. Persis seperti ngopi di desa.

Kedai yang berlokasi di Jalan Pandhawa, Sariharjo ini buka dari sore yang menyuguhkan kopi terbaik, seperti kopi lestari, kopi tiwus, espresso, caffe latte, dan macchiato. Ngopi di Filosofi Kopi Jogja seperti mampu membius dan memberi pengalaman terbaik karena berada jauh dari hingar-bingar kekotaan yang berisik. Di sini  kamu hanya mendengarkan suara alat kopi dan obrolan orang-orang sekitar karena kedai ini tidak menyediakan WiFi. Quality time jadi lebih asyik deh!

 

Ruang Seduh Jogja

Saat menapakkan kaki pertama kali ke Ruang Seduh Jogja, kesan pertama yang akan kamu dapatkan adalah ketenangan batin. Bagaimana tidak, kedai ini memiliki interior dengan dominasi warna putih terang. Kedai kopi ini memang sudah tidak asing bagi warga Jakarta karena ada di Kemang. Di Yogyakarta, kedai kopi ini berlokasi strategis di Kampung Turis Prawirotaman.

Sebagai salah satu minuman primadona, kopi selalu dicari para penikmatnya. Tak hanya menjual, Ruang Seduh Jogja menawarkan cara baru dalam menikmati kopi. Di sini, kamu tidak hanya bisa menyeruput kopi yang enak saja, tapi juga diajarkan cara membuat kopi
oleh barista. Mulai dari memilih biji kopi hingga menyeduh kopi sendiri hingga menciptakan karakter kopi yang kuat.

Ruang seduh menyediakan berbagai biji kopi pilihan dengan metode penyeduhan berbeda, seperti kopi Sumbawa, Sumatra, Toraja, Sembalun, hingga Peaberry. Kedai kopi dengan interior minimalis ini dapat menampung kurang lebih 15 orang dengan posisi bar di tengah ruang yang akan semakin menambah kesan artistik.

Awor Gallery & Coffee

Ingin ngopi di tempat yang cozy? Cobain deh ke Awor Gallery & Cofeee. Kedai kopi ini memiliki desain ruang yang cozy dan terkesan anak muda banget. Tempat ini sangat cocok disambangi para pencinta kopi dan seni fotografi. Awor Gallery & Cofee sendiri meramaikan pasar kopi di Yogyakarta sejak 6 tahun silam, tepatnya pada tahun 2013.

Seakan tidak ingin mengecewakan para coffee enthusiast, kedai kopi ini menawarkan kualitas kopi yang mantap yang digadang-gadangkan memiliki latte art terbaik. Kedai kopi ini buka dari jam 9 pagi yang pastinya bisa menjadi alternatif bagi kamu yang ingin menikmati aroma dan rasa kopi yang otentik.

Klinik Kopi

Kalau kamu menonton Ada Apa dengan Cinta 2, pasti sudah nggak asing dengan kedai kopi yang satu ini. Klinik Kopi sendiri mengusung konsep yang unik, di mana pengunjung yang memesan harus bergantian dan akan dipanggil masuk satu persatu sesuai dengan nomor antrean persis seperti saat di rumah sakit. Setelah itu, kita bisa berkonsultasi mengenai segala macam permasalahan kopi.

Klinik Kopi sendiri dibangun di atas bangunan bata dan bambu yang dikelilingi tanaman bambu dan pagar batu sehingga tampak begitu asri. Di depannya terdapat bangku serta lesehan yang bisa digunakan para pengunjung untuk menunggu. Sebuah pengalaman menarik, di mana di sini kamu akan menjadi seorang pasien untuk perkara kopi. Namun, perlu diingat bahwa di sini tidak ada mesin espresso, tapi hanya ada filter coffee dengan ragam single origin yang rasanya sudah tidak perlu diragukan lagi.

Nah, itu dia 5 rekomendasi kedai kopi terenak di Yogyakarta buat para pencinta kopi. Sebenarnya, masih banyak coffee shop lainnya yang nggak kalah enak dalam menyajikan kopi. Jadi, buat kamu yang berlibur ke Kota Pelajar rasanya nggak lengkap deh kalau nggak mencoba sajian kopi dari rekomendasi coffee shop yang OYO kasih di atas. 

Leave a Comment